Tampilkan postingan dengan label Sejarah Musik Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Musik Dunia. Tampilkan semua postingan

Sejarah Shredding Guitar (Gitar Shredd)

Sejarah Shredding Guitar


Sejarah Shredding Guitar (Guitar Shredd) - Sambil Nungguin Pengumuman Pemenang Kontes SEO Ekiosku.com,Dengan Kata Kunci Cari Uang Lewat Ekiosku.Com.Kali Ini Ane (Musisi Kampung) Akan Menulis Artikel Yang Masih Berhubungan Dengan Musik Yaitu Asal Usul Atau Sejarah Shredding Guitar (Gitar Shredd).

Kata Shredding Itu Sendiri Adalah Istilah Subyektif,Yang Kurang Lebih Untuk Menggambarkan Gaya Bermain Gitar Listrik Yang Ditandai Dengan Kecepatan,Ketepatan Teknis,Dan Keahlian Agresif Namun Kreatif.Yang Saat Ini Shredding Guitar Atau Gitar Shredd Telah Banyak Diterapkan Pada Berbagai Genre Termasuk Jazz Fusion,Tapi Gaya Permainan Shredding Guitar Terutama Digunakan Dalam Referensi Untuk Instrumen Musik Rock Dan Heavy Metal.

Shredding Seringkali Dikaitkan Dengan Arpeggio Sweep-Picking, Tapping,Dan Teknik Gitar listrik Modern Seperti Pinch Harmonic Dan Whammy Bar.Namun Asal-Usul Dan Pengaruh Shredding Guitar Sendiri Sangat Banyak Dan Beragam,Tetapi Pada Dasarnya Gitar Shredd Itu Adalah Evolusi Dari Gaya Bermain Gitar Listrik Yang Terdistorsi Dari Tingkat Dasar Sampai Ekstrim.

Sebelum Tahun 1970-an,Gitaris Rock Didominasi Bintang Blues Seperti Eric Clapton,Gitaris Led Zeppelin Jimmy Page,Jeff Beck Dan Duanne Alman,Disaat Itu Tidak Ada Penekanan Besar Pada Kecepatan Atau Speed.Seperti Misalnya Yang Diperlihatkan Oleh Jimmy Hendrix,Meskipun Boleh Dikatakan Dia Bukanlah Seorang Shredder,Namun Jimmy Hendrix Telah Memperkenalkan Konsep Gitar Sebagai Lebih Dari Alat Musik.Jimmy Hendrix Menjadikan Gitar Listrik Menjadi Sebuah Alat Musik Yang Dapat Membakar Emosi Penonton Konsernya Sekaligus Sebagai Sebuah Gaya Panggung Yang Sampai Saat Ini Banyak Ditiru Oleh Gitaris Shredd Lainnya.

Jazz Fusion Adalah Gaya Musik Yang Berkembang Di Akhir 60-an,Jenis Musik Ini Terdiri Dari unsur-unsur jazz yang Dikombinasikan Dengan R & B Dengan Gitar Terdistorsi Yang Biasa Digunakan Pada Musik Rock.Dan Shredding Guitar Pada Waktu Itu Ditandai Dengan Lahirnya Musisi-Musisi Virtuoso Di Eranya Yang Menggunakan Improvisasi,Komposisi Yang Kompleks Dan Penggunaan Mode Yang Berat Seperti John McLaughlin Dari Mahavishnu Orchestra,Al Di Meola Dan Allan Holdsworth.

Shreeding Guitar Baru Diperkenalkan Oleh Gitaris-Gitaris Rock Pada Tahun 70-an.Uli Jon Roth Mulai Memainkannya Pada Album Scorpion ‘Fly to the Rainbow’ Dan 'In Trance'.Ritchie Blackmore Dari Deep Purple Juga Merupakan Tokoh Penting Selama Periode Ini,Dunia Shredding Guitar Mulai Berkembang Pada Tahun 1976 Ketika Bermain Eddie Van Halen Mengeluarkan Album 'Van Halen I'. Sebuah Standar Baru Dalam Kecepatan,Ketepatan Dan Killer Tone Ditetapkan Pada Saat Itu.Edie Van Halen Menjadi Populer Dengan Tehnik Two Handed Tapping-nya,Pinch Harmonic Dan Intens whammy Bar Yang Sering Dimainkan Disetiap Lagunya.

Selama Era Tahun 70-an Dan Awal 80-an Shredding Guitar Telah Berkembang Dengan Cepat,Dan Saat Itu Band-band Heavy Metal Dari Inggris Seperti Judas Priest KK Downing dan Glen Tipton Bersama Dengan Adrian Smith Dan Dave Murray dari Iron Maiden adalah contoh Era Shredding Guitar Saat Itu.Juga Seorang Randy Rhoads Bermain Di Band Ozzy Osbournes,Dua Album Pertamanya Berperan Penting Dalam Merintis Gaya Neo-Klasik.


Yngwie Malmsteen

Tonggak Kejayaan Shredding Guitar Akhirnya Datang Saat Seorang Gitaris Yaitu Yngwie Malmsteen Merilis Sebuah Album 'Rising Force' Pada Tahun 1984.Dipengaruhi Oleh Gitaris seperti Jimmi Hendrix,Ritchie Blackmore Dan Biola Kalsik Niccolo Paganini, Yngwie Malmsteen adalah tokoh Gitaris Shredder Yang Telah Memperkenalkan Dan Mempopulerkan Penggunaan Arpeggio Sweep Picking Dan Menetapkan Standar Shredding Guitar Untuk kecepatan, Komposisi Dan Presisi.Rising Force Adalah Album Yang Sangat Berpengaruh Dan Bisa Dikatakan Menjadi Kitab Suci Para Shredder.

Pertengahan Hingga Akhir 80-an Adalah Zaman Keemasan Shredding Guitar.Gitaris seperti Tony McAlpine,Vinnie Moore,Jason Becker, Marty Friedman,Richie Kotzen dan Paul Gilbert,Merilis Album Instrumental Gitar Yang Hingga Saat Ini Masih Meninggalkan Para Penggemar Beratnya.Majalah Gitar Pada Saat Itu Penuh Dengan Iklan Untuk Kursus Belajar Gitar Shredding.Beberapa Band Thrash metal Mulai Mendapatkan Popularitas Dengan Banyak Memainkan Tehnik Bermain Gitar Dengan Cepat.Beberapa Gitaris Metal Yang Luar Biasa Ditemukan Di Genre Ini,Termasuk Alex Skolnik Dari Testament,Dave Mustaine,Jeff Young,Chris Poland,Marty Friedman dari Megadeth Dan Jeff Waters Dari Annihilator.

Dan Akhirnya Shredding Guitar Menjadi Mainstream Saat Joe Satriani Merilis Album 'Surfing dengan Alien' Pada Tahun 1987. Sebuah Album Gitar Instrumental,Itu Adalah Sukses Komersial Besar Dan Juga Membuat Terobosan Ke Radio-Radio.Tidak Lama Kemudian,Steve Vai Menjadi Gitaris Solo Yang Kembali Meledakan Shredding Guitar Dengan Merilis Album ‘Passion and Warfare’ Pada Tahun 1990.Ini Juga Sekaligus Mengukuhkannya Sebagai Salah Satu Gitaris Ber-Tehnik Tinggi Yang Pernah Ada.


Dream Theater

Shredding Guitar Juga Berkembang Pada Aliran Musik Underground Pada Tahun 1990.Dengan Popularitas Grunge,Punk Dan Kemudian Nu Metal,Bahkan Beberapa Band-band Metal Besar Seperti Metallica Dan Megadeth.Gaya Shredding Guitar Juga Dilakukan Oleh Band-band Beraliran Death dan Black Metal,Dan Mereka Terus Menggabungkan Solo Teknis Dalam Musik Mereka.John Petrucci Dari Band Rock Progresif Dream Theater Juga Membawa Bendera Shredding Sendiri Dalam Setiap Lagu-Lagu Mereka.

Dan Akhirnya Di Era Modern Saat Ini,Pengenalan Internet Telah Menimbulkan Minat Baru Dalam Bermain Gitar Shredding.Dengan video Digital Dan Forum Serta Sosisal Media,Semua Adalah Sumber Informasi Yang Sangat Berharga.Dan You Tube Adalah Media Yang Ideal Untuk Para Penggemar Shredding Guitar Untuk Saling Memberikan Informasi Atau argumen Tentang Siapa Gitaris Atau Shredder Yang Tercepat,Yang Paling Menyebalkan dll.Akhir Kata Semoga Artikel Asal Usul Atau Sejarah Shredding Guitar Ini Bermanfaat Untuk Anda Semua,Wassalam.

SEJARAH GITAR


SEJARAH GITAR

Sejarah Gitar - Banyak orang yang bisa memainkan gitar, namun sedikit yang mengetahui sejarahnya. Berikut kita akan melihat sekilas Sejarah Gitar dari masa ke masa. Sebenarnya sejarah gitar sangat panjang, namun mengingat ruang yang terbatas, wacana ini akan meninjau secara garis besar saja.

Pertama-tama: Dari Babilonia hingga Senar Enam

Sejarah gitar dipercaya dimulai di wilayah Timur Dekat. Di antara puing-puing yang di temukan di Babilonia, yang paling relevan adalah gitar yang dibuat pada 1900-1800 SM. Dari masa itu, hingga tahun 1650, gitar mengalami evolusi yang begitu rumit dan beraneka ragam. Begitu banyak jenis dan masing-masing memiliki nama yang berbeda.

Beberapa kalangan berpendapat lain, menganggap gitar justru berasal dari negara Spanyol karena alat musik gitar mirip sama alat musik Spanyol yang bernama Vihuela yang beredar pada awal abad ke-16. Alat baru ini (gitar) mempunyai cara pembuatan yang sama dengan alat musik ukulele. Gitar pertama kali yang dibuat sebenarnya berukuran sangat kecil dan juga hanya memiliki empat dawai, seperti ukulele.

Pada masa klasik banyak terdapat publikasi yang dilakukan oleh para pembuat lagu dan juga para pemusik. Seperti Fernando Sor, Mauro Guiliani, Matteo Carcassi, Fernando Caulli, dan masih banyak para pencipta yang mengembangakan metode bermain gitar yang akhirnya menjadi permainan yang umum dan dapat diterima.

Instrumen yang penting kontribusinya dalam perkembangan gitar adalah instrumen Cittern. Instrumen ini juga berbentuk menyerupai buah pir dengan bagian belakang yang rata, dengan empat atau lima pasang senar dari kawat dan dengan fretting yang permanen apakah itu diatonik seperti Appalachian Dulcimer ataupun chromatic seperti gitar modern. Tuning head sudah dipasang mirip seperti pada gitar atau mandolin. Stemannya sama dengan mandolin (in fifths) dengan fingering dan chord yang sama dan dimainkan dengan plectrum atau pick.

Four Course Guitar memiliki 4 pasang senar, body berbentuk gitar dan soundboard yang rata, bridge dari lute dan bagian belakang dibuat setengah melengkung tetapi tidak terlalu membentuk bulatan. Instrumen ini berukuran seperti gitar anak-anak.

Five Course Guitar muncul sekitar tahun 1490 dan mirip dengan four course guitar dengan tambahan satu pasang senar bass. Instrumen ini dinamakan juga English Guitar.

Ada pula Vihuela De Mano berasal dari Spanyol dan merupakan instrumen dengan enam pasang senar. Bodynya cukup besar seperti gitar klasik jaman sekarang dan mempunyai beberapa lubang suara di atasnya. Instrumen ini menggunakan fixed bridge dan kemungkinan merupakan nenek moyang langsung dari gitar 12 senar USA yang masuk ke Amerika Utara melalui Mexico, Texas dan Louisiana.

Masih banyak jenis gitar lainnya yang terus berkembang. Gitar seperti yang kita kenal sekarang, yaitu bersenam enam, baru muncul sekitar tahun 1750. Dan selama sekitar 90 tahun berikutnya (hingga tahun 1840), gitar senar enam ini cukup pesat berkembang di Spanyol.

Masuknya Gitar di Indonesia

Penjajahan, selain menyisakan catatan kepedihan, juga seni. Salah satunya adalah dibawanya gitar oleh orang-orang Purtugis di sekitar abad ke-17.

Pada waktu itu sejumlah tawanan asal Portugis di Malaka dimukimkan oleh Belanda di kawasan berawa-rawa di Jakarta Utara, di sebuah kampung Tugu. Agar mereka tidak bosan, mereka menghibur diri dengan bermain musik. Nah, musik yang mereka gunakan saat itu adalah gitar. Konon, dari hasil pengenalan rakyat terhadap alat musik itu, lahirlah beberapa alat musik petik yang dimainkan untuk mengiringi lagu-lagu keroncong.

Ada 3 jenis gitar yang dimainkan para tawanan saat itu, yaitu :

1.Gitar Monica, yang terdiri dari 3 dawai
2.Gitar Rorenga, yang terdiri dari 4 dawai
3.Gitar Jitera, yang terdiri dari 5 dawai.

Dua abad kemudian gitar dan keroncong menjadi populer di kalangan bangsawan dan kemudian menyebar ke pelosok tanah air.

Gitar Elektrik

Di zaman modern, orang mulai mengenal gitar yang memanfaatkan sumber daya listrik. Bunyi yang dihasilkanya berbeda dengan bunyi gitar klasik.Gitar listrik pertama kali dibuat pada 1932 oleh Adolphus Rickenbacker. Gitar ini mengambil bentuk rancangan gitar Spanyol tradisional.

Setelah itu, perkembangannya terus berlanjut. Ide yang mempercepat perkembangannya diawali dari sering diadakannya konser-konser dengan jumlah penonton yang banyak; sehingga jikalau tanpa bantuan sound system, suaranya tak terdengar, apalagi bila penonton berteriak-teriak riuh.

Produsen gitar bermunculan di mana-mana. Dua yang terkenal adalah Fender dan Ibanez. Selain itu, media-media juga mempublikasikan pemain-pemain gitar hebat melalui mejalah bergengsi seperti Guitar Player. Kini, komponen-komponen pada gitar listrik, seperti bridge/tremolo, pick-up, juga senar, bahkan diproduksi terpisah dari produser gitar.

Ada pula hal-hal yang nyentrik dalam perkembangan gitar seperti gitar bersenar tujuh yang dipopulerkan oleh Steve Vai di tahun 1989. Ide ini datang saat ia bergabung dengan David Lee Roth Band pada tahun 1985, menggarap album Crazy from the Heat. Ia memutuskan demikian karena sang bassis, Billy Sheehan, sering menyetel bassnya dengan formasi lain bernama Drop D Tuning (dari atas ke bawah: D-A-D-G, umumnya E-A-D-G). Bekerjasama dengan Ibanez tahun 1987, akhirnya lahirlah gitar pertama bersenar tujuh, dengan dawai teratas, alias ketujuh, bernada B. Gitar ini dinamakan The Universe-7 String. Vai juga memiliki gitar dengan neck yang berlawanan (menghadap ke kiri dan kanan), untuk membuktikan kemampuannya bermain kidal.

Sementara itu, Eddie van Halen, menjadi pelopor dalam penggunaan whammy bar up-down yang kemudian dikenal sebagai Floyd Rose tremolo/bridge. Inovasi ini lengkap dengan pengunci senar pada bagian nut gitar. Sistem ini dikenal sebagai locking nut tremolo system.

Eddie mengembangkan sistem tremolo yang sudah ada sebelumnya. Yaitu tremolo yang hanya bisa ditekan down atau turun (menghasilkan nada yang lebih rendah). Sistem lama ini dikembangkan oleh pabrik Fender dan terpasang sebagai perlengkapan standar pada model Stratocaster. Inovasi ini terpikir olehnya pada sekitar tahun 1976. Saat itu para gitaris hebat seperti Ritchie Blackmore dan Jimmy Page sering mengalami masalah pada tuning gitar mereka. Karena mereka sering mem-bending senar terlalu banyak untuk menghasilkan suara yang 1½ nada lebih tinggi. Akibatnya senar jadi kendor dan tentunya nadanya juga jadi fals. Dengan locking nut tremolo system, senar dikunci di bagian nut gitar agar tidak bergeser ketegangannya.

Sedikit tambahan, pada tahun 1991 juga pernah dibuat gitar yang paling besar di Amerika Serikat, tepatnya di Indiana. Bayangkan, panjangnya sampai11 meter, hampir sama panjang dengan dua buah mobil limosin! Gitar ini membutuhkan 6 orang untuk memainkannya.Gimana Sob? Jadi jangan cuma bisa main gitar aja,kita juga harus tahu Sejarah Gitar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...